SIAK – Aktivitas penyandaran dan pemotongan sebuah kapal tongkang yang disandarkan di tepian Sungai Siak, tepatnya di Desa Buatan I, Gang Damai, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, menjadi perhatian masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan serta laporan warga, kegiatan tersebut diduga telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama.
Pantauan awak media pada Senin (22/6/2026), terlihat sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas pemotongan besi dari kapal tongkang yang disandarkan di pinggir Sungai Siak tersebut.
Sejumlah warga menyebutkan kalau aktivitas dan keberadaan tongkang besi tersebut sudah lama bersandar di lokasi itu dan mereka tidak mengetahui siapa pemiliknya
Bahkan warga juga khawatir terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari aktivitas tersebut. Mereka menilai, apabila tidak dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, kegiatan itu berpotensi mengganggu lingkungan perairan, merusak tepian sungai, serta mengancam ekosistem mangrove yang berada di sekitar lokasi.
” Keberadaan penyandaran tongkang itu sudah lama kami lihat sampai hari ini masih beraktivitas, terkait izin kami tidak tau dan pekerjanya sepertinya dari luar daerah, ” Ucap sumber warga yang tidak mau disebut kan namanya
Hingga berita ini diterbitkan, identitas pemilik maupun pengelola kegiatan tersebut belum diketahui secara pasti.
Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) wilayah Pekanbaru serta instansi berwenang lainnya, guna memperoleh penjelasan mengenai status perizinan dan pengawasan terhadap aktivitas tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah dan aparat berwenang segera turun tangan untuk melakukan pengecekan di lapangan, sehingga dapat dipastikan apakah kegiatan tersebut telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan Sungai Siak. (Hd)
