baner media reportase

Tragis! Pompong Tenggelam Saat Draft Survey Milik PT. KIMI di Perairan KITB Tanjung Buton, 1 Tewas dan 3 Masih Hilang

Photo: salah satu korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

SIAK – Tragedi kecelakaan laut terjadi di perairan depan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kampung Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) dini hari. Sebuah pompong yang digunakan untuk kegiatan draft survey di kapal MV. HIMALA tenggelam setelah diduga terseret arus deras dan menghantam kapal lain.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kepolisian Polsek Sungai Apit, peristiwa terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat kejadian, pompong KM. GADING 2 yang dinakhodai Aprizal tengah mengangkut tim draft survey untuk melakukan pemeriksaan draft kapal MV. HIMALA.

Menurut kronologi, setelah mengantar dokumen ke kapal TB. MTS 29, KM. GADING 2 menuju MV. HIMALA untuk menjemput tim draft survey. Setelah beberapa orang naik dan turun dari kapal, pompong membawa tujuh orang untuk melakukan pemeriksaan di sekeliling lambung kapal.

Saat pemeriksaan berlangsung di bagian haluan kanan MV. HIMALA, arus sungai yang dilaporkan cukup kuat menyeret haluan KM. GADING 2 ke arah kiri. Buritan pompong sempat menyentuh rantai jangkar MV. HIMALA. Nakhoda berupaya mengendalikan kapal dengan memutar kemudi dan menambah kecepatan, namun arus yang deras membuat kapal tidak dapat dikendalikan.

Pompong kemudian terbawa arus hingga bertabrakan dengan haluan kapal TK. INDO SUKSES 130 yang berada di sisi kiri MV. HIMALA. Benturan dan tekanan arus menyebabkan KM. GADING 2 miring ke kanan sebelum akhirnya tenggelam.

Dari tujuh orang yang berada di atas kapal, tiga orang berhasil diselamatkan, yakni Aprizal (32), Nakhoda KM. GADING 2, Hamdy (33), Agen PT. Segara Mitra Abadi, dan Lewie Marvie Yuson GA (34), Chief Officer MV. HIMALA.

Sementara itu, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, yaitu Ilham Syahputra Siregar (29), Surveyor PT. Carsurin. Jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Sungai Apit.

Hingga berita ini dibuat, tiga korban lainnya masih dalam pencarian, yakni Desmond Nataldo (44), perwakilan pemilik barang PT. KIMI, Febri (30), Surveyor PT. Sucofindo, serta Aditia Waskita (27), petugas Bea Cukai Pekanbaru.

Operasi pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan tiga kapal tunda (tug boat) dan satu kapal nelayan. Pihak KSOP Kelas II Tanjung Buton juga telah berkoordinasi dengan tim Basarnas Provinsi Riau untuk memperkuat proses pencarian.

Berdasarkan laporan terakhir hingga pukul 05.45 WIB, upaya pencarian masih berlangsung. Aparat menyatakan situasi di lokasi dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (Hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *